Rabu, 21 November 2012

Elastisitas - Hukum Hooke (FISIKA)



Laporan Praktikum Fisika
Elastisitas








DI SUSUN OLEH:

Kelas:
XI IPA 5

Nama:
Diyanaka (14)


SMA MUHAMMADIYAH 2 SURABAYA


Kata Pengantar

          Atas selesainya penulisan laporan praktikum ini, saya panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT dengan setulus hati. Hanya karena kekuatan dan bimbingan-Nya, maka saya mampu untuk menyelesaikan laporan praktikum ini.
          Laporan praktikum ini adalah perwujudan dari salah satu drama penulis sebagai siswa di SMA Muhammadiyah 2 Surbaya yang berkewajiban untuk menyelesaikan tugas yang di berikan dari guru pembimbing. Dalam melaksanakan tugas penelitian, maka penulis menyusun laporan ini sebagai suatu karya ilmiah yang bersumber dari suatu penelitian.
          Dalam mengadakan penelitian sampai pada penyusunan laporan ini tidak sedikit bantuan moral, material dan spiritual dari berbagai pihak. Terlebih lebih bantuan moral dan spiritual yang tak ternilai harganya dari Ibu guru pembimbing SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. Rasa terimakasih ini penulis sampaikan terutama ke hadapan:
 1. Bapak Supriyanto, selaku pembimbing dalam pembuatan laporan ini dan juga guru fisika di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya.
2.  Serta rekan rekan siswa SMA Muhammadiyah 2 Surabaya        khususnya siswa XI IPA 5 dan semua pihak yang telah ikut memberikan bantuan dalam penyusunan laporan ini.
          Laporan parktikum ini sangatlah kecil dan sedikit sekali isinya, namun telah saya usahakan semaksimal mungkin. Semoga laporan praktikum ini bermanfaat untuk masa depan.
          Sekian dan Terimakasih
  Maksud dan Tujuan








  
Tujuan praktikum ini adalah:
  1. Menentukan gaya dan pertambahan pegas
  2. Menentukan konstanta suatu pegas

Dasar Teori
  
Hukum Hooke Pada Pegas
Pada tahun 1676, Robert Hooke mengusulkan sutu hokum fisika yang menyangkut pertambahan panjang sebuah benda elastic yang dikenai oleh suatu gaya. Menurut Hooke, pertambahan panjang berbanding lurus dengan yang diberikan pada benda. Secara matematis, hokum Hooke ini dapat dituliskan sebagai berikut:
F= k . x
Dengan:
F = gaya yang dikerjakan (N)
x = pertambahan panjang (m)
k = konstanta gaya (N/m)


Alat dan Bahan
  
Alat dan bahan yang diperlukan dalam praktikum ini adalah:
1.     Statif
2.     Mistar
3.     Kawat pegas spiral
4.     Gantungan kait
5.     Beberapa keping beban yang berbeda beratnya

Langkah Kerja

1.     Gantungkan kawat pegas di statif
2.     Ukur panjang mula mula kawat pegas tersebut menggunakan mistar
3.     Beri beban di kawat pegas tersebut.
4.     Ukur panjang kawat pegas setelah di beri beban.
5.     Hitung perubahan panjang kawat pegas tersebut
6.     Ulangi langkah ke 2 dan seterusnya.
7.     Catat perubahan panjang kawat pegas tersebut


Hasil Pengamatan
No
Massa beban (Kg)
Besar Gaya (N)
Panjang pegas (L1) (m)
Perubahan Panjang (ΔL) (m)
Konstanta Pegas (k)
1
0.05
0.5
0.074
0.007
71.4
2
0.1
1
0.1
0.026
38.37
3
0.11
1.1
0.104
0.004
275
4
0.16
1.6
0.126
0.022
72.7
5
0.21
2.1
0.15
0.024
87.5
6
0.23
2,3
0.16
0.01
230
7
0.28
2.8
18.2
0.022
127.2
8
0.3
3
19.2
0.01
300
9
0.35
3.5
0.215
0.023
152.17
10
0.37
3.7
0.225
0.01
370

2.16


0.214


Analisis Hasil


Data 1.
·        W = m.g
= 0.05 x 10
= 0.5 N
·        ΔL = L1-L0
= 0.074-0.067
= 0.007 m
·        K = 0.05 x 10 : 0.007
= 71,4

Data 2
·        W = m.g
     = 0,1 x 10
     = 1 N
·        ΔL = L1-L0
      = 0,1 – 0,007
      = 0,026 m
·        K = 0.1 x 10 : 0.026
    = 38,37

Data 3
·        W = m.g
     = 0,11 x 10
     = 1,1 N
·        ΔL = L1-L0
      = 0,104 – 0,1
      = 0,004 m
·        K = 0.11 x 10 : 0.004
    = 275

Data 4
·        W = m.g
     = 0,16 x 10
     = 1,6 N
·        ΔL = L1-L0
      = 0,126 – 0,104
      = 0,022 m
·        K = 0.16 x 10 : 0.022
    = 72,7


Data 5
·        W = m.g
     = 0,21 x 10
     = 2.1 N
·        ΔL = L1-L0
      = 0.15 – 0,126
      = 0,024 m
·        K = 0.21 x 10 : 0.024
    = 87.5

Data 6
·        W = m.g
     = 0.23 x 10
     = 2.3 N
·        ΔL = L1-L0
      = 0.16 – 0,15
      = 0,01 m
·        K = 0.23 x 10 : 0.01
    = 230

Data 7
·        W = m.g
     = 0,28 x 10
     = 2.8 N
·        ΔL = L1-L0
      = 18.2 – 0,16
      = 0,022 m
·        K = 0.28 x 10 : 0.022
    = 127.2

Data 8
·        W = m.g
     = 0,3 x 10
     = 3 N
·        ΔL = L1-L0
      = 19.2 – 18.2
      = 0,01 m
·        K = 0.3 x 10 : 0.01
    = 30

Data 9
·        W = m.g
     = 0,35 x 10
     = 3.5 N
·        ΔL = L1-L0
      = 0.215 – 19.2
      = 0,023 m
·        K = 0.35 x 10 : 0.023
    = 152.17

Data 10
·        W = m.g
     = 0,37 x 10
     = 3.7 N
·        ΔL = L1-L0
      = 0.225 – 0,215
      = 0,01 m
·        K = 0.37 x 10 : 0.01
    = 370

Pertanyaan
1.     Buatlah grafik pertambahan pegas
2.     Berapa nilai konstanta pegas tersebut
3.     Apakah kesimpulan yang dapat anda ambil dari grafik gaya (F) terhadap pertambahan panjang pegas (ΔL)

Jawaban
1.















2. K = m.g. ΔL
        = 2.16 x 10 : 0.214
        = 100.934

3.  Semakin besar gaya yang bekerja, maka semakin besar pula pertambahan panjang pegas tersebut.


Daftar Pustaka

http://kevinxiipa3.blogspot.com/2012/03/laporan-praktikum-fisika-tentang-gaya.html
http://fisikaku.blog.com/2009/01/17/elastisitas/
http://pristiadi-utomo.blogspot.com/2011/03/format-laporan-percobaan-elastisitas.html
http://ajeng-rizki.blogspot.com/2011/12/laporan-praktikum-fisika-elastisitas.html




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar