Kamis, 08 November 2012

Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit (KIMIA)

Laporan Praktikum Kimia
Larutan Elektrolit dan
Non Elektrolit”




















DI SUSUN OLEH:

Nama: Diyanaka
Kelas : X5
No Absent: 15
NIS: 8676



SMA MUHAMMADIYAH 2 SURABAYA



Tujuan

Secara umum, isi makalah ini bertujuan agar para siswa mampu untuk mengenali larutan mana yang memiliki sifat elektrolit kuat dan elektrolit lemah, maupun larutan non elektrolit.



Dasar Teori

Sebagaimana laporan laporan pada umumnya, berikut adalah dasar teori yang saya ambil:
    1. Larutan yang dapat menghantarkan listrik disebut larutan elektrolit, sedangkan larutna yang tidak dapat menghantarkan arus listrik disebut larutan non elektrolit.
    2. Berdasarkan daya hantarnya larutan elektrolit dibedakan menjadi larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah.
    3. Jika diuji dengan elektrolit, maka pada larutan elektrolit kuat akan terlihat gejala yaitu lampu menyala terang dan banyak gelembung gas. Sedangkan larutan elektrolit lemah akan memperlihatkan gejala lampu yang redup dan terdapat gelembung gas atau hanya terdapat gelempbung gas tanpa nyala lampu. Larutan non elektrolit mempunyai gelembung gas dan tidak membuat lampu menyala.
    4. Kekuatan elektrolit dapat diukur dengan menggunakan derajat ionisasi (α).
    5. Larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik karena adanya ion-ion yang bergerak bebas.
    6. Zat elektrolit kuat dalam air menggion secara sempurna, sedangkan zat elektrolit lemah hanya mengion sebagian.
    7. Zat elektrolit dapat berupa senyawa ion dan senyawa kovalen polar yang mengalami pengionan.

Alat dan Bahan

ALAT:
  1. Catu Daya.
  2. Elektroda Karbon.
  3. Penjepit Buaya.
  4. Kabel.
  5. Lampu.
  6. Beaker Glass.
  7. Rangkaian Lampu.
BAHAN:
  1. Larutan HCl.
  2. Larutan NaOH
  3. Larutan H2CO3.
  4. Larutan Gula.
  5. Larutan NaCl.
  6. Larutan NH4OH.

Urutan Kerja

  • Rangkai semua alat dengan benar. 

  • Siapkan cairan pada beaker glass yang berbeda beda.

  • Masukkan elektroda karbon pada beaker glass yang telah berisi larutan tersebut secara bergantian.

  • Amati elektroda karbon dan juga lampu tersebut.

  • Catat pada laporan sementara.

     

Analisis Data

Dari data di atas dapat di simpulkan:
  1. Larutan HCl menghasilkan gelembung yang banyak dan nyala lampu yang terang.
  2. Larutan NaOH menghasilkan gelembung yang banyak dan nyala lampu yang terang.
  3. Larutan H2CO3 menghasilkan gelembung yang banyak dan nyala lampu yang terang.
  4. Larutan Gula tidak dapat menghasilkan gelembung dan juga lampu tidak menyala.
  5. Larutan NaCl menghasilkan gelembung yang banyak dan nyala lampu yang terang.
  6. Larutan NH4OH menghasilkan gelembung yang banyak dan nyala lampu yang terang.


    Kesimpulan

    Dari hasil praktikum dapat di simpulkan bahwa:
  1. Larutan HCl merupakan larutan elektrolit kuat.
  2. Larutan NaOH merupakan larutan elektrolit kuat
  3. Larutan H2CO3 merupakan larutan elektrolit kuat
  4. Larutan Gula merupakan larutan non elektrolit
  5. Larutan NaCl merupakan larutan elektrolit kuat
  6. Larutan NH4OH merupakan larutan elektrolit kuat

 
Daftar Pustaka

Justiana Sandri, dan Muchtaridi. 2009. Chemistry For Senior High School Year X. Jakarta: Yudhistira.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar